Kembali ke beranda
Tentang KiPAS · SECESM

Aplikasi Evaluasi untuk Penguatan Kapasitas SDM Kehutanan

KiPAS — Kirkpatrick Program Assessment System — adalah perangkat lunak berbasis web untuk mengukur efektivitas pelatihan program SECESM secara sistematis menggunakan model evaluasi 4 Level Kirkpatrick. Aplikasi ini dikembangkan oleh SUA ALGM, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, IPB University bekerja sama dengan WCS-Indonesia Program.

Logo Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Evaluasi Kirkpatrick

4 Level · 33 Modul · 6 Klaster

3 Peran Pengguna

Peserta · Mentor · Panitia/Admin

KERANGKA KERJA EVALUASI

Mengapa Menggunakan Model Kirkpatrick 4 Level?

Model Kirkpatrick adalah standar internasional untuk evaluasi program pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia. KiPAS mengimplementasikan seluruh 4 tahapan secara terintegrasi dalam satu aplikasi, sehingga panitia dan pengambil keputusan mendapatkan bukti berjenjang mulai dari reaksi peserta hingga dampak organisasi dan estimasi ROI pelatihan.

Level 1

Kuesioner Reaksi Peserta

Menilai reaksi langsung peserta setelah menyelesaikan setiap klaster modul: relevansi materi, kualitas fasilitator, metode pembelajaran, dan alokasi waktu. Direspons secara anonim agar jujur.

Level 2

Pre-test & Post-test Pengetahuan

Mengukur peningkatan pemahaman peserta (gain score) sebelum dan sesudah pembelajaran melalui bank soal pilihan ganda sesuai domain klaster. Dilakukan atas nama lengkap peserta.

Level 3

Penilaian Perubahan Perilaku Kerja

Penilaian periodik oleh mentor langsung terhadap perubahan perilaku kerja peserta di unit masing-masing, 1–3 bulan setelah pelatihan berakhir.

Level 4

Dampak Organisasi & Return on Training Investment

Menilai dampak terukur pada kinerja unit/organisasi, serta menyajikan estimasi Return on Training Investment (ROTI) sebagai bukti kontribusi program.

TIM PENGEMBANG & MITRA KERJA SAMA

Dikembangkan oleh SUA ALGM Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB bersama WCS-Indonesia Program

KiPAS diinisasi sebagai bagian dari paket pendampingan teknis evaluasi program SECESM. Pembangunan aplikasi melibatkan peneliti, pengembang perangkat lunak, dan praktisi lapangan agar seluruh alur evaluasi Kirkpatrick dapat dijalankan dengan mudah, akurat, dan sejalan dengan kebutuhan pertanggungjawaban program.

Pengembang Aplikasi

SUA ALGM Solutions — Fakultas Kehutanan dan Lingkungan

Institut Pertanian Bogor (IPB) University

Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata. Bertanggung jawab atas desain teknis, pengembangan basis data, implementasi model evaluasi Kirkpatrick, dan dashboard panitia.

Lihat laman resmi
Mitra Program & Pendanaan

WCS-Indonesia Program (WCS-IP)

Wildlife Conservation Society Indonesia Program

Penyelenggara program SECESM bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Menyediakan kebutuhan domain, modul pelatihan, dan masukan pengguna agar KiPAS sesuai kebutuhan lapangan.

Lihat laman resmi
Program Beneficiary

Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan SDM

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Unit Pusat Diklat SDM yang menyelenggarakan program pelatihan SECESM bagi aparatur KLHK. Menjadi pengguna akhir dan pemilik data hasil evaluasi Kirkpatrick 4 level.

Lihat laman resmi
CAKUPAN MATERI PELATIHAN

33 Modul · 6 Klaster · Kurikulum SECESM Terintegrasi

Seluruh kuesioner L1 dan bank soal L2 dalam KiPAS disusun mengikuti struktur kurikulum SECESM yang dikelompokkan dalam 6 klaster materi pembelajaran dari A sampai F.

Klaster A

A1–A9

Pembelajaran Umum

Klaster B

B10–B13

Sistem Perencanaan Kehutanan

Klaster C

C14–C20

Pengawetan Tumbuhan dan Satwa

Klaster D

D21–D25

Pengelolaan Kawasan Hutan

Klaster E

E26–E29

Mitigasi Konflik Manusia–Satwa

Klaster F

F30–F33

Kelembagaan dan Ekonomi Kehutanan

Siap menggunakan KiPAS?

Kembali ke beranda untuk ringkasan navigasi, atau pilih aksi di samping ini sesuai peran Anda.